coretan kenangan iqhazzull

sesungguhnya aku tetap aku....punyai cinta punyai rasa dengan caraku sendiri

Selasa, Disember 04, 2007
Dicatat oleh iqhazzull


Dalam matamu ada rahsia Tak perlu disingkapkan Dalam hatimu ada gurisan Kau pintaku membalutkan Kepedihan cinta semalam Ku tahu masih bisa mencengkam Perginya dia kekasih tersayang Menambah keperitan Baru kini kau merasa Apa yang selama ini ku rasa Betapa pedihnya terluka Barulah kini kau kenal Antara kaca dan permata Orang selama ini kau puja Rupanya pendusta Usah lagi dikesal sayang Airmata tak bisa Menghapuskan segala Dosa dan dosa selama ini

Selasa, Disember 04, 2007
Dicatat oleh iqhazzull

Aduhhh tensionyer aku rini.Kija pun tak selesa jer.Asyik dok meleleh jer.Almaklumlah selsema.Tp takper.kija tak lah berlambak sgt.Dan lah main ciluk ciluk.
Entah mengapa tetiba sejak dua tiga arini hatiku selalu teringatkan pd seseorang disana.Puas ku pujuk hati jgn ingat tetapi semakin aku jauh berlari semakin ia menghampiri.Ku tahu aku tak seharus merindu pada seseorang yg telah menjadi hak milik seseorang.Aku tak mahu digelar perampas kebahagian orang lain.Tetapi gayanya,tingkahlakunya membuat aku terpesona dan terkesima.Aduhhhhh tension tension.

Isnin, Disember 03, 2007

pokok

Dicatat oleh iqhazzull

Isnin, Disember 03, 2007
Dicatat oleh iqhazzull

Ahad, Disember 02, 2007
Dicatat oleh iqhazzull

Ahad, Disember 02, 2007
Dicatat oleh iqhazzull

Asmara ini yang hanyutkan kita
Asmara ini yang hanyutkan aku
Biar seribu kali kuucapkan
Takkan goyah
Oh kebenaran

Tiada kuduga tiada kupinta
Semuanya berlalu sebegitu saja
Dan kini ku disiksa dalam api ini
Sungguh aku telah mengerti

( 1 )
Takkan kuberlari salahkan sesuatu
Agar tak dihantui oh dosa-dosaku
Dan sememangnya mudah untuk kulepaskan
Seandainya kukatakan...

( korus 1 )
Asmara ini yang hanyutkan kita
Asmara ini yang hanyutkan aku
Biar seribu kali kuucapkan
Takkan goyah
Oh kebenaran

( korus 2 )
Asmara ini yang hanyutkan kita
Asmara ini yang hanyutkan aku
Walaupun seabad kupertahankan
Takkan goyah
Oh kebenaran

Inilah balasan untuk yang bersalah
Pedihnya kurasakan dan hanya berserah
Cukup dengan sekali aku mengotori
Cinta kita hancur sudah
Hancur kini

Ahad, Disember 02, 2007
Dicatat oleh iqhazzull

Menggigil tubuh ini
Melihat kau bersamanya
Tergamam aku tak terkata
Meraung di jiwa

Puas ku pertahankan
Cinta kita sejak dulu
Tapi sayang
Sikit pun tidak
Menghargai cintaku

( korus )
Sia-sia saja
Pengorbanan dan kesetiaanku ini
Ku sangka kau permata
Rupanya duri paling berbisa

Ku pasrah dan berdoa
Semoga tabah jiwaku
Oh... tetapi bagaimana
Nak ku lawan
Jiwa yang siksa

Ke mana arah hendak ku tuju
Bila hatiku rindu padamu
Hendakku cari tapi tak guna
Kau bahagia dengan si dia

Dikamar sepi aku termenung
Terbayang bayang kenangan kita
Tidak ku sangka kau
Tergamak pergi
Saat ku masih perlukan mu

( ulang korus )

Ah...ah...ah...
Ah...ah...ah...

Meraung di jiwa
Apalah daya kiranya
Orang dah benci

Ah...ah...ah...
Ah...ah...ah...
Meraung di jiwa
Tapi tak pernah ku benci
Dirimu sayang